December 04, 2010

Percakapan di Kampus Hari Ini yang Sangat Membekas dalam Ingatan

(lagi diskusi nih ceritanya)
Mahasiswa 1 : "Menurut Anda bagaimana bentuk partisipasi anda jika pemerintah ingin membuat proyek pemerintah dan kediaman anda dengan terpaksa harus dikorbankan?"
Mahasiswa 2 : "Yaaahh~ menurut saya sih saya pasti liat dulu sebanyak apa lahan kediaman saya yang dikorbankan, jika memang proyek tersebut membutuhkan lahan yang cukup luas dari kediaman saya, saya pasti pikir2 juga dong, kalo ada gantinya ya, okay~ nothing to lose  gitu kan?"
Ibu Dosen : *lambai2 tangan ke mahasiswa 2 buat ngasihin mic ke beliau* "Wah~ berdasarkan jawaban kamu, berarti kamu tidak ikhlas dong ya? Padahal kan itu untuk kepentingan umum. Ya, bagaimana? Dari yang lain ada yang mau menambahkan?"
Mahasiswa 3 : "Kalau menurut saya sih, Bu, biasanya jika pemerintah ingin membuat proyek yang akan mengorbankan perumahan masyarakat, biasanya akan diadakan komunikasi dulu, pastinya nanti akan ada kesepakatan, dan pasti ada ganti rugi yang akan dibayarkan sama pihak pemerintahnya. Semua orang pasti akan pikir2 dulu kalau rumahnya akan digusur untuk proyek pemerintah dan pasti mereka minta ganti rugi. Yaaa~ beda cerita lagi kalau yang digusur rumahnya itu orang yang mampu."
Ibu Dosen : "Oke. Benar. Pastinya pemerintah sudah menyiapkan MOU sendiri untuk orang-orang yang sekiranya akan dirugikan (karena rumahnya digusur)."
Aku (dalem hati): Lah~ berarti yang mahasiswa 2 ga salah dong??

(pas kuliah mau selesai)
Ibu Dosen : "Ya bagaimana? Ada yang mau ditanyakan lagi? Umum, tidak perlu yang berkaitan dengan kuliah hari ini kok. Bagaimana Mahasiswa 3 yang tadi menambahkan? Jangan2 pernah digusur ya? Kamu harus jadi PAHLAWAN dong buat kepentingan umum, ya? Harus ikhlas demi kepentingan umum. *nyengir*"
Mahasiswa 4 : *angkat tangan*
Ibu Dosen : "Yak. Silahkan Mahasiswa 4."
Mahasiswa 4 : "Bu, kalau misalnya uang ganti rugi yang dikasih sama pemerintah tidak sebanding dengan kerugian yang dialami, bagaimana, Bu?"
Ibu Dosen : "Yaaa~ sebelumnya harus NEGOSIASI dulu dong. Masa tidak sebanding?"
Aku (dalem hati): errrr~ yaa~ okay~ intinya harus bisa jadi PAHLAWAN kepentingan umum yang bisa NEGOSIASI! itu IKHLAS ga sih??
x

0 comments:

Post a Comment